Disebut Sebagai Hama oleh LIPI, Ikan Mas Aman untuk dimakan
gambar dari pixabay

Disebut Sebagai Hama oleh LIPI, Ikan Mas Aman untuk dimakan

Pusat Penelitian Biologi LIPI mengatakan bahwa ikan mas memang bisa dikategorikan sebagai ikan hama. Walaupun demikian, LIPI memberi kepastian bahwa ikan mas tetap bisa dimakan oleh manusia.

“Oh iya, jika dalam hal konsumsi dari sudut kecukupan protein hewani, maka hal itu tidak masalah, nggak apa-apa, artinya dari segi konsumsi untuk manusia ya,” jelas Haryono, Peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI, ketika dihubungi.

Maksud hama yang disebutkan oleh Haryono bukan ditujukan kepada manusia, tetapi kepada hewan lain yang berada di dalam air. Menurutnya, ini dapat terjadi disebabkan ikan mas rakus serta mampu berkembang biak secara cepat.

“Desfinisi hama ini maksudnya terhadap sesama biota akuatik apakah tumbuhan atau hewan air yang berada di habitatnya, alasan kenapa ikan ini dimasukkan dalam kategori hama pengganggu sebab memang ikan ini kan sangat rakus dan lebih cepat perkembagannya, ia sekali berkembang biak jumlahnya bisa mencapai ratusan ribu telurnya, sangat cepat berkembang sehingga akan bisa mengancam ikan-ikan asli itu sendiri,” katanya.

Selanjutnya, Haryono memberi penjelasan bahwa ikan mas juga bisa mengganggu ikan yang lebih kecil lainnya. Katanya, ikan mas yang lebih cenderung omnivora (pemakan segala) akan memangsa ikan lain yang ukurannya lebih kecil.

“Kalau penjelasan hama itu bisa dua hal, satu mengganggu maksudnya mengganggu secara langsung atau tidak langsung sebagai saingan, kompetitor atau saingan dalam hal ini adalah makanan dan ruang, atau bisa secara langsung dia memangsa ikan-ikan kecil lain, ada dua penjelasan dalam hal hama ini. Ikan ini mungkin omnivora yakni pemakan segala, selain makan hewan, tumbuhan dan juga mungkin ikan kecil lainnya, ikan kecil juga dimakannya, sehingga ikan ini bisa disebut sebagai pemakan ikan-ikan asli,” imbuhnya.

Baca Juga  Ikan Air Tawar

Sebagaimana telah dimuat ABC Australia pada sebelumnya, Rabu (24/3/2021), sebuah penelitian di Negara Australia mendapatkan temuan sebanyak 360 juta ekor ikan mas yang tinggal di dalam saluran air Australia pada tahun yang ‘basah’ ini.

Sementara pada ‘tahun biasa’ lain, jumlah ikan mas dapat menurun hingga 200 juta ekor. Data itu berdasarkan keterlibatan ilmuan dalam rangka penyusunan Rencana Pengendalian Ikan Mas Nasional di Negara Australia.

Jarod Lyon, Seorang Kepala ilmuwan di Institut Arthur Rylah dalam Bidang Penelitian Lingkungan, menjelaskan ikan mas yang teridentifikasi 96 persen ditemukan di Australia tepatnya daerah pantai timur.

Jarod Lyon mengatakan bahwa di beberapa lahan basah, jumlah ikan mas dapat mencapai 1.000 kg per hektarnya, yang pengaruhnya bisa jauh melebihi apa yang kita ketahui selama ini.

Dr Lyon menjelaskan beberapa titik yang diteliti mencakup lahan basah di Victoria, daerah tangkapan air Sungai Lachlan, dan dataran banjir di ‘Lower Murray-Darling’ Australia Selatan.

‘Common Carp’ (Cyprinus carpio) sebutan Ikan mas di Australia, terkenal juga sebagai ikan pemakan lumpur serta perusak kualitas air.

Dr Lyon memberi penjelasan bahwa ikan mas mengancam berbagai keanekaragaman hayati di Australia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *